Rabu, 19 April 2017

The Art and Sciences of Total Synthesis



The Art and Science of Total Synthesis at the Dawn of the Twenty-First Century
Neli Oktalia
Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

            Pada materi kali ini akan membahas mengenai perkembangan terkini dari total sintesis, dimana total sintesis sendiri merupakan mekanisme secara lengkap dari sintesis suatu senyawa, mekanisme secara lengkap ini biasanya telah dibuktikan dari penelitian-penelitian sebelumnya sehingga fungsi kita mempelajari total sintesis pada kimia organic sintesis ini mengetahui cara sintesis mana yang paling baik digunakan saat akan mensintesis suatu senyawa yang didapat dari rujukan yang telah dikembagkan oleh para peneliti sebelumnya.
         Dari rujukan sebelumnya diketahui bahwa perkembangan total sintesis dimulai dari lebih dari 1 abad yang lalu, yang dimulai dari struktur sederhana urea CO(NH2)2 oleh Wohler(1828), asam asetat –COOH oleh Kolbe(1845), kemudian struktur glukosa oleh Fischer(1890) hingga ke struktur kompleks seperti senyawa dari bahan alam yaitu metabolit sekunder dan turunannya. Perkembangan sintesis ini dimulai dari era tahun 1800an  hingga era 2000-an sampai sekarang yang perkembangannya lebih luas lagi karena telah menggunakan teknologi dan ilmu pengetahuan juga lebih luas, sintesis pada era 2000-an ini telah merujuk ke aplikasi pada berbagai bidang seperti medis, farmasi, lingkungan, teknologi dll.
         Begitu banyak senyawa yang telah disintesis dari periode ke periode, pada penjelasan selanjutnya akan membahas mengenai total sintesis beberapa senyawa yang pernah disintesis oleh peeliti sebelumnya yaitu:
1. Sintesis total Longifolene (1961)
Sintesis total Longifolene (1961) oleh Corey dkk. Pada sintesis senyawa Longifolene ini oleh Corey dkk. Melakukan sintesis dengan pendekatan analisis retrosinteetik, pada sintesis ini dicontohkan identifikasi dan putusnya senyawa dari suatu ikatan yang tujuannya untuk menyederhanakan struktur target. Proses retrosintesis ini menjelaskan bahwa jalur retrosintesis pada suatu senyawa memilki banyak kemungkinanjalur dan intermediet yang terbentuk dimana ahli sintesis kimia bisa memilih mana jalur yang memilki banyak kemungkinan berhasil dan paling cepat serta ekonomis.
         Pada sintesis total longifolene ini sendiri ditunjukkan pada skema diatas dan dilanjutkan pada skema dibawah yaitu melibatkan reaksi wittig dan sebuah osmium tetroxidemediated dihidroksilasi ikatan rangkap, ekspansi cincin dan alkilasi tipe intramolekular untuk membangun kerangka longifolene.
Sintesis Longifolene oleh Corey dkk. ini merupakan landmark dalam perkembangan sintesis total dari senyawa longifolene.
2.  Ginkgolide B (1988)
Ginkgolide B merupakan senyawa alam yang sangat bermanfaat senyawa ini diisolasi dari pohon ginkgo biloba yang dikenal bermanfaat sebagai bahan pengobatan, Penyusunan structural ginkglodi B pada tahun 1967 dimulai oleh kelompok Nakanishi, dan sintesis totalnya oleh kelompok Corey (1988) yang merupakan pencapaian penting dalam sintesis organic. Meski berukurannya yang relative kecil Ginkgolide B terbukti sulit dan sangat kompleks saat disitesis terutama karena konektivitas ikatannya yang sangat tidak basa, diantara struktur strukturalnya yang paling mencolok adalah tert-butil yaitu suatu senyawa yang jarang ditemukan dialam. Terdapat sebelas pusat stereogenik dan dua diantaranya adalah dua kuartener, dan keenam cincin lainnya beranggota lima.


                                   
                  
Sintesis Corey dari Ginkgolide B penuh dengan strategi yang sangat brilian penuh taktik, dan sangat mengesankan, mungkin disebabkan adanya cycloaddition katena  reaksi intramolekular. Reaksi yang memberikan kontribusi substansial terhadap pembangunan kerangka karbon yang dibutuhkan dengan dua cincin reaktif. Sintesis total Ginkglode B ini sangat mengesankan karena kemampuan dari para pensintesis dalam mensintesis senyawa alam dengan sangat baik dengan tetap memperhatikan keekonomisan, kecepatan,keberhasilan serta keamanan dalam mensintesis senyawa alam tersebut.
3.    Taxol (1994)
Taxol merupakan suatu produk alami senyawa yang paling banyak digunakan, diisilasi di Pasifik yew tree dan strukturnya dilaporkan pada tahun 1971, memakan waktu 20 tahun sehingga diketahui dan digunakan sebagai zat dalam pengobatan kanker ovarium. Sintesis Taxol ini telah telah dilakukan lebih dari dua decade yang menggunakan berbagai strategi namun belum berhasil, sehingga akhirnya terdapat dua macam cara sintesis yaitu oleh kelompok 1 dan kelompok 2 dari Holton, kemudian diikuti oleh banyak cara sintesis lain yang dilakukan oleh peneliti-peneliti lain.
Semua tahapan sintesis ini, dicirikan oleh perkembangan strategi dan cara/tahapan yang berani sehingga memberikan kontribusi yang sangat besar terhdapa kemajuan sintesis total . Diantara tahapan yang paling menonjol dari sintesis total Taxol adalah reaksi dielester boron-alder untuk membangun cincin C yang difungsikan pada penerapan reaksi kopling Shapiro dan McMurry dan banyak tahapan menonjol lainnya.

  Sekian blog dari saya, notenya adalah banyak sintesis total yang telah dilakukan dari periode ke periode selanjutnya dengan tahapan sintesis lebih baik hingga sekarang. Sehingga saat mensintesis diperlukan pengetahuan dari sintesis total yang telah dilakukan terlebih dahulu mengetahui perkembangan dan desain sintesis yang dilakukan.
Terimakasih Semoga Bermanfaat

DAFTAR PUSTAKA
Nikolaou,et al.2000.The art and science of total synthesis at the dawn of the twenty-first Century.

31 komentar:

  1. Apa perbedaan mendasar total sintesis dari tiap periode tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. perbedaanya dari masing-masing senyawa sangat berbeda, addapun perbedaan mendasarnya yaitu dari material start dan metode sintesis yang digunakan juga berbeda-beda

      Hapus
  2. Apa perbedaan total sintesis dan sintesis biasa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. perbedaanya yaitu total sintesis mempelajari keseluruhan sintesis yang telah dibuat, sementara sintesis biasa tidak. terimakasih..

      Hapus
  3. Halo Neli, mau tanya dong. Apakah ada perlakuan khusus dalam mensintesis senyawa bahan alam? mohon dijawab ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. dalam mensintesis snyeawa bahan alam diperlukan pengakajian senyawa yang disintesis apa terlebih dahulu, baru kemudian memikirkan cara senyawa apa yang tersedia dilaboratorium dan mudah didapat dan cara sintesis yang digunakan. terimakasih...

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Pada sintesis senyawa longifolene dimana terletak kajian art and science nya?

    BalasHapus
  6. wah jika dilihat pada cara sintesisnya inimerupakan salah satu cara yang merupakan seni sintesis dalam ilu sains terimkasih

    BalasHapus
  7. apa hal menarik dari senyawa yang anda paparkan diatas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. semua senyawanya memilki keunikan sendiri dan tingkat kesulitan sendiri dalam proses sintesisnya

      Hapus
  8. Pendekatan apa yang digunakan pada sintesis senyawa
    Longifolene ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pendekatannya piannacol rearrangement. terimakasih...

      Hapus
  9. apa yang menyebabkan anda memilih total sintesis senyawa bahan alam di abad 21 ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena untuk mengetahui perkembangan atau step demi step perkembangan sintesis suatu senyawa

      Hapus
  10. Mengapa didalam proses sintesis suatu senyawa organik harus terdapat seni (art) didalamnya? Tolong jelaskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena sintesis senyawa ini merupakan suatu planning yang dirumuskan untuk menghasilkansuatu produk dengan metode reagen yang telah ditentukan sehingga hal inilah alasan kenapa disebut sebagai art.

      Hapus
  11. Bagaimana perkembangan total sintesis khususnya di indonesia ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. perkembangan sintesis di Indonesia juga sudah cukup berkembang banyak peneliti indonesia yang telah berhasil mensintesis senyawa baru.

      Hapus
  12. bagaimana perkembangan sintesis dari zaman ke zaman

    BalasHapus
    Balasan
    1. perkembangannya semakin luas dan metode yang digunakan makin bervariasi

      Hapus
  13. Berapa yield yang dihasilkan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yieldnya tidak diterangkan pada reaksi diatas, tetapi karena senyawa diatas disintesis secara komersial kemungkinan yield yang didapt besar

      Hapus
  14. mengapa senyawa yang anda jelaskan diatas dianggap sebagai salah satu senyawa yang memiliki pengaruh besar pada total sintesis bahan alam?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena besarnya manfaat dari senyawa yang ada diatas terimakasih

      Hapus
  15. apa perbedaanya antara sintesis total dan sintesis biasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. sintesis total kita mengetahhui sintesis secara keseluruhan, tingkat yield yang didapat dan metode yang digunkan yang beragam sementara sintesis biasa hanya melakukan rencana tertentu.

      Hapus
  16. bagaimana cara kita menentukan senyawa tersebut yang ada di laboratorium atau tidak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentu saja dengan banyak belajar sehingga mengetahui bahan yang ada dilaboratorium maupun tidak

      Hapus
  17. Bagaimana perkembangan sintesis total di indonesia, dan tolong jelaskan sintesis total yang melibatkan selain senyawa organik !

    BalasHapus