GUGUS FUNGSI
Gugus fungsi adalah bagian
reaktif dari suatu senyawa karbon. Dengan adanya gugus fungsi pada suatu
senyawa akan menyebabkan perbedaan sifat yang khas pada suatu senyawa karbon.
Perbedaan ini disebabkan oleh gugus fungsi yang diikat berbeda gugus fungsi
bisa berupa ikatan karbon tunggal, rangkap dua, rangkap tiga dan atom/gugus
atom.Berikut ini adalah homolog senyawa turunan alkana atau biasa disebut gugus
fungsi:
1. Alkohol
Ada berbagai jenis alkohol. Nama yang
tepat untuk alkohol adalah alkanol. Kelompok fungsional utama alkohol (alkanol)
adalah gugus hidroksil atau -OH. Alkohol berbeda dalam jumlah atom karbon dalam
molekul dan dengan penempatan gugus -OH dalam molekul.Alkohol yang paling umum
dikenal adalah ethanol yang umumnya diproduksi oleh fermentasi.Metanol, atau
metil alkohol, juga dikenal sebagai alkohol kayu karena pada awalnya dibuat
dengan pemanasan kayu sampai penyulingan cairan. Metanol sangat beracun, dan
banyak orang telah menjadi buta atau meninggal karena minum itu. Etanol, atau
etil alkohol, adalah alkohol yang berhubungan dengan minuman “beralkohol”. Telah
dibuat setidaknya 6000 tahun dengan menambahkan ragi pada larutan yang kaya
baik gula atau pati. Sel-sel ragi memperoleh energi dari reaksi dikatalisasi
enzim- yang mengkonversi gula atau pati menjadi etanol dan CO2.
C6H12O6(aq) → 2 CH3CH2OH(aq) + 2 CO2(g)
Berdasarkan
posisi atom karbon yang mengikat gugus hidroksil dalam senyawa alkohol maka
alkohol dikelompokkan ke dalam tiga golongan, yaitu sebagai berikut.
a.
Alkohol primer (1°) adalah suatu alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat
pada atom karbon primer. Atom karbon primer adalah atom karbon yang mengikat
satu atom karbon lain.
b.
Alkohol sekunder (2°) adalah alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada
atom karbon sekunder. Atom karbon sekunder adalah atom karbon yang mengikat dua
atom karbon lain.
c.
Alkohol tersier (3°) adalah alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada
atom karbon tersier. Atom karbon tersier adalah atom karbon yang mengikat tiga
atom karbon lain.
Ada
dua cara penataan nama alkohol, yaitu cara trivial dan cara IUPAC. Pada cara
trivial, alkohol disebut alkil alkohol sehingga dalam pemberian nama alkohol
selalu diawali dengan nama alkil diikuti kata alkohol. Pada cara IUPAC, nama
alkohol diturunkan dari nama alkana, dengan akhiran –a diganti oleh –ol. Contohnya:
CH3–CH2–OH
Trivial:
etil alkohol; IUPAC: etanol
Tata
nama alkohol menurut IUPAC mirip dengan tata nama alkana. Perbedaannya terletak
pada penentuan rantai induk yang terpanjang. Pada alkohol, rantai induk
terpanjang harus mencakup gugus hidroksil dengan nomor urut untuk gugus
hidroksil terkecil. Contoh:
2-pentanol
bukan 4-pentanol
2. Eter
Eter
adalah nama senyawa kimia yang memiliki gugus eter (atom oksigen yang diikat 2
substituen (alkil/aril)). Senyawa eter biasanya dipakai sebagai pelarut dan
obat bius. Molekul eter tidak dapat membentuk ikatan hidrogen sehingga titik
didihnya rendah. Eter sedikit polar (lebih polar dari alkena). Eter dapat
dikatakan sebagai basa lewis dan dapat membentuk polieter. Eter tersusun dari
unsur C, H, dan O dengan rumus umum R-O-R’ atau Ar-O-Ar’ atau R-O-Ar.
Dimana
:-O-
: gugus fungsi eterR,R’ : Alkil
Ar,Ar’ : Aril
Nama
sistematik eter adalah alkoksi alkana.
a. Alkil terkecil
dianggap sebagai alkoksi, dan yang terbesar dianggap alkana.
Contoh:
b)Tentukan
nomor terikatnya gugus alkoksi.
Contoh:
Contoh:
d)
Awalan di-, tri-, sek-, ters-, tidak perlu diperhatikan dalam penentuan urutan
abjad sedangkan awalan yang tidak dipisahkan dengan tanda hubung (antara lain :
iso-, dan neo-) diperhatikan dalam penentuan urutan abjad.
Contoh:

Contoh:
3. Aldehida
Gugus fungsi aldehida memilkik tata
nama alkanal diturunkan dari nama alkane yang sesuai dengan mengganti akhiran a
menjadi al. Tata nama alkanal bercabang pada dasarnya sama seperti tata nama
alkanol, tetapi posisi gugus –CHO tidak perlu dinya
takan
karena selalu menjadi atom karbon nomor satu.
|
|||
|
|||
Metanal
(formaldehida) etanal (asetaldehida)
3-metilpentanal
Formaldehida
merupakan aldehida yang paling banyak diproduksi dan mempunyai banyak kegunaan
yaitu untuk membuat formalin yaitu larutan 40% formaldehida dalam air. Formalin
digunakan untuk mengawetkan contoh biologi dan juga mengawetkan mayat, tetapi
tidak boleh digunakan untuk mengawetkan makanan, Kemudian untuk membuat
berbagai jenis plastic thermostat (plastic yang tidak meleleh pada pemanasan)
|
Nama asam alkanoat diturunkan dari nama alkane yang sesuia dengan mengganti akhiran a menjadi oat dan memberi awalan asam. Tata nama asam alkanoat bercabang pada dasarnya sama seperti tata nama aldehida, yakni posisi gugus fungsi tidak perlu dinyatakan karena selalu menjadi atom karbon nomor satu.
|
|
Beberapa kegunaan asam karboksilat dalam kehidupan sehari-hari contohnya
yaitu asam format dimana asam format ini memilki bau tajam, cairan tak
berwarna, mudah larut dalam air, alcohol dan eter. Asam format memilki sifat
mereduksi perak nitrat dalam suasana netral, larutan KMnO4 dalam
suasana basa dan juga mereduksi H2SO4 pekat. Asam format ini banyak digunakan
dalam industry tekstil, penyamakan kulit, dan di perkebnan karet untuk
mengumpulkan lateks (getah pohon karet).Selanjutnya asam asetat. Asam asetat
adalah asam cuka yang terdapat dalam makanan. Kadar asam asetat yang terdapat
dalam makanan sekitar 20-25%.
Asam asetat murni, yang disebut
asam asetat glasial merupakan cairan bening tak berwarna, berbau sangat tajam,
membeku pada 16,6o C, membentuk Kristal yang menyerupai es atau kaca. Asam
asetat dapat dibuat dengan oksidasi etanol karena pengaruh berbagai jenis
bakteri seperti acetobacter. Cara ini masih dipakai untuk membuat asam asetat
encer untuk cuka makan.Sebagian besar asam asetat dibuat dengan mengalirkan uap
etanol yang telah dicampur dengan udara melalui katalis.
5. Alkil alkanoat (Ester)
Ester turunan alkane diberi nama alkil alkanoat. Yang disebut
alkil pada nama itu adalah gugus carbon yang terikat pada atom O (gugus R’),
sedangkan alkanoat adalah gugus R-COO-. Atom C gugus fungsi masuk kedalam
bagian alkanoat
|
|
|
etil propanoat (etil
propionat)
Berdasarkan
jenis asam dan alcohol penyusunnya, ester lazim dikelompokkan kedalam tiga
golongan, yaitu ester buah-buahan,lilin dan lemak.
6. Alkanon
(Keton)
Nama
alkanon diturunkan dari nama alkane yang sesuai dengan mengganti kahiran a
menjadi on. Suku terendah dari alkanon adalah propanon, yang disebut juga
aseton.
|
|
|
Keton yang paling banyak digunakan dalam dunia perdagangan
adalah asseton kegunaan utamanaya yaitu sebagai pelarut khusus untuk zat-zat
yang kurang polar dan nonpolar. Dalam kehidupan sehari-hari aseton digunakan
untuk membersihkan pewarna kuku dan kutek.
7. Halogen
Haloalkana adalah senyawa turunan alkana dimana satu atau
lebih atom H digantikan oleh atom halogen. Dalam hal ini, haloalkana dianggap
sebagai turunan alkane dengan atom halogen sebagai gugus pengganti. Nama
halogen ditulis sebgai awalan dengan sebuatan bromo, kloro, fluoro, dan iodo.
Haloalkana merupakan bahan industri
yang sangat penting. Haloalkana dibuat dari alkane melalui reaksi subsitusi.
Haloalkana memiliki kegunaan praktis dalam berbagai bidang, misalnya sebgai zat
anestesi, pelarut dan bahan antiseptik.
Sumber :
|
||||||||||||||
Terimakasih materinya sgt membantu saya ingin bertanya apa yg menyebakan gugus fungsi memberikan sifat suatu senyawa?
BalasHapusKarena gugus fungsi akan menjadi induk suatu senyawa dimana senyawa akan bersifat seperti gugus fungsi tersebut terimakasih
Hapusterimakasih infonya sangat bermanfaat saya ingin bertanya apakah syarat yang membuat suatu molekul menjadi gugus fungsi?
BalasHapusSyaratnya yaitu reaktif suatu gugus fungsi adalah senyawa yg reaktif menyerang suatu senyawa sehingga dapat menggantikan H pada senyawa2 terse but.
Hapussaya ingin bertanya manakah gugus yang paling reaktif diantara gugus fungsi yang telah dipaparkan?
BalasHapusSemua gugus fungsi bersifat reaktif tergantung dari sifat senyawanya dam lingkungan a tau kondisi saat mereaksikan senyawa sehingga membentik suatu senyawa yg memiliki gugus fungsi terimakasih
HapusTerima kasih ulasan yang sangat bermanfaat.
BalasHapusterima kasih atas materinya, ini sangat membantu saya untuk memahami apa itu gugus fungsi
BalasHapusBisa dijelaskan sejarah ditemukannya gugus fungsi?
BalasHapusTerima kasih
Ulasannya sangat informatif, jadi secara umum peran dari gugus fungsi terhadap suatu senyawa itu seperti apa ya? terimakasih
BalasHapusGugus fungsi adalah atom a tau kelompok atom yg paling menentukan sifat suatu senyawa, perubahan suatu senyawa biasanya terjafi pandagugus fungsi sementara bagian lain Dari molekul tidal berubah Oleg krn peranannya Sgt dominan peran gugus fungsi disini menjadi penentu sifat dari suatu senyawa
Hapusterimakasih atas materi yang telah diberikan
BalasHapus