GAYA
VAN DER WAALS
Atom-atom yang tidak memiliki konfigurasi seperti gas
mulia, memiliki kecenderungan untuk mengikuti pola gas
mulia, sehingga elektron valensi atau elektron orbital
terluarnya terisi penuh. Kecenderungan dilakukan oleh
atom dengan berbagai cara seperti melepaskan elektron,
menarik elektron dari luar atau dengan cara
menggunakan elektron secara bersama- sama dengan atom lainnya Perubahan satu atom dalam mencapai
konfigurasi gas mulia diikuti dengan peristiwa ikatan
kimia.
Semua mempunyai
elektron terluar 8, kecuali He
Struktur oktet : 8
Struktur duplet: 2
Unsur
yg lain selalu cenderung menuju struktur oktet/duplet, (agar stabil), dengan cara menangkap/melepas/penggunaan bersama
elektron.Sehingga terjadi ikatan dengan atom lain (IKATAN KIMIA) . Unsur yang bernomor atom kecil (spt :
H, Li, Be, B dll) tidak dpt memenuhi struktur oktet à hanya duplet (2)
Ada 3 jenis gaya
tarik :
1.
Gaya dipol-dipol
(polar – polar)
2.
Gaya ion-dipol (non
polar - polar)
3. Gaya Dispersi/gaya London
Gaya Dipol-dipol (Polar – Polar)
Senyawa polar memiliki perbedaan keelektronegatifan
yang besar, perbedaan harga ini mendorong timbulnya kutub kutub listrik yang
permanen ( dipol permanent ) Jadi antar molekul polar terjadi gaya tarik dipol permanent
Gaya
dipol nonpolar
Mirip dengan gaya dipol-dipol, bedanya interaksinya
antara molekul polar dengan ion/ bisa kation (+) atau anion (-)
.Contoh : Dalam air sungai terlarut gas 02
Terjadi induksi muatan + dari air dengan
elektron 02 membentuk polar sesaat Jadi jenis gaya tariknya adalah
dipol sesaat.
karena adanya dipol terimbas.
Ikatan Van der Wals
Ikatan ini terjadi akibat gaya tarik menarik antar
molekul-molekul yang sifatnya sangat lemah. Hal ini dapat terjadi karena adanya
perbedaan dipol (kutub-kutub listrik) Ikatan ini dapat terjadi pada molekul polar dan polar,
polar dengan non polar atau non polar dengan non polar
Contohnya terdapat pada molekul uap airIkatan yang
disebabkan karena adanya gaya Van der Waals
pada senyawa non polar terjadi karena adanya dispersi muatan yang menyebabkan terjadinya dipol temporer
dilanjutkan dengan terjadinya interaksi antar molekul tersebut. Contoh yang mudah adalah ikatan Van der Waals
pada polimer etilen (polyetilen)
Terimakasih infonya sgt bermanfaat gaya vanderwaals ini dpt terjadi pada syw yg bagaimana ya?
BalasHapusgaya van der waals dapat terjadi pada semua jenis senyawa yang terjadi secara intra molekular yaitu saat terjadinya reaksi senyawa-senyawa akan terjadi dipol-dipol nah dipol-dipol ini bagilagi menjadi beberapa bagian terimakasih
HapusTerimakasih infonya sgt bermanfaat gaya vanderwaals ini dpt terjadi pada syw yg bagaimana ya?
BalasHapusSingkat, padat, tepat.
BalasHapusArtikel yang bagus, Neli.
terimakasih atas materinya sangat bermanfaat saya ingin bertanya pada senyawa apa yg dpt terjadi gaya vanderwaals
BalasHapusterimakasih materinya saya ingin bertanya apakah jenis ikatan yang terjadi pada gaya vanderwaals?
BalasHapusjenis ikatannya dapat terjadi pada senyawa yg memiliki ikatan kovalen, ionik maupun koordinasi terimakasih
Hapus